Tampilkan postingan dengan label berita muslim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita muslim. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 April 2012

Rekrut Pengusaha Muda, Solusi Perekonomian Bangsa Indonesia Sabtu-Ahad (21-22/4).

Ketum HIMMAH NW BATAM :Pahmarrazi


Berbagai lembaga nasional maupun internasional memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus membaik. Sehingga, negara berpenduduk 241 juta jiwa ini diramalkan menjadi salah satu kekuatan ekonomi global pada tahun 2030 mendatang. 

Optimisme tersebut berbanding lurus dengan potensi bisnis yang kian terbuka lebar. Membaca peluang itu, semangat kewirausahaan terus digelorakan, bukan saja oleh pemerintah tapi juga oleh kalangan anak muda. Salah satunya, dibuktikan dengan Kegiatan Youth Entrepreneur Training (YET) dan LTS2 (Lembaga Training Support System)yang digelar oleh Badan Koordinasi Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Perguruan Tinggi Batam. 

YET yang dihadiri oleh 100 orang peserta dari berbagai kampus se-provinsi Sulsel, berlangsung selama dua hari, Sabtu-Ahad (21-22/4). Kegiatan YET diselenggarakan di Gedung Lembaga Administrasi Melayu (LAM) Batam Centre dan berlangsung hangat. Berbagai materi seputar kewirausahaan disuguhkan kepada peserta. 

Para pembicara berasal dari kalangan penguasaha sukses seperti Yudi “Ondong” Harsono, Ketua Umum HIPMI BAtam yang membawakan materi dasar-dasar kewirausahaan dan pengenalan HIPMI serta HIPMI PT. Menurut pria yang akrab disapa Ondong ini, keberadaan HIPMI PT tak lepas dari cita-cita luhur untuk mengakselerasi munculnya bibit-bibit entrepreneur dari kalangan mahasiswa. 

Para peserta antusias mengikuti ragam sajian materi. Apa lagi saat materisuccess story yang dibawakan oleh Mawardi Djafar, Owner salah satu agen periklanan ternama di Sulsel. Mawardi memaparkan kisah sukses sehingga bisnis periklanan miliknya berkembang dan bisa bersaing di tengah banyaknya agen periklanan baru.

Selain itu, peserta juga dipandu menyusun business plan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum HIPMI PT Sulsel, Zainal Abidin. Zainal berharap, melalui kegiatan rekrutmen entrepreneur muda dari kalangan mahasiswa ini, bisa menjadi solusi bagi perekonomian bangsa Indonesia.

Di tempat terpisah, Jusman Dalle, Ketua Kompartemen Media  mengatakan, bahwa momentum ekonomi Indonesia yang ditandai oleh pesatnya pertumbuhan kelas menengah, menjadi tantangan bagi entrepreneur muda untuk mengeksplorasi ide-ide bisnisnya. “Saat ini lapisanmiddle class kita sangat besar. Salah satu ciri mereka adalah konsumtif dan memiliki mobilitas tinggi, serta selalu connect dengan perangkat digital. Sesungguhnya ini peluang yang harus diambil, kita siapkan layanan bagi middle class ini,”  tutup Jusman.


Jusman Dalle
Kompartemen Media & Komunikasi

Jumat, 06 April 2012

Muslim Bosnia Peringati 20 Tahun Kekejian Perang Serbia,Jumat, 06 April 2012, 22:04 WIB

mw jadi jutawan, dapat uang 1jt/ hariREPUBLIKA.CO.ID, SARAJEVO - Warga Muslim Bosnia memperingati kekejaman perang saudara 20 tahun silam. Sebanyak 11.541 kursi kosong dipersiapkan untuk menandakan betapa brutal tentara Serbia membantai lebih dari 100 ribu muslim Bosnia dalam perang saat itu.

Menteri Luar Negeri Bosnia-Herzegovina, Zlatko Lagumdzija mengatakan peringatan ini untuk mengingat kepahitan yang dirasakan ratusan ribu muslim Bosnia. "Kami ingin mengenang semua yang hilang selama konflik, tidak hanya di sisi kami, namun juga Serbia, Kroasia, Bosnia dan lain-lain," ungkap Lagumdzija Jumat (6/4).

Perang saudara dan pembantaian muslim Bosnia terjadi tepat 20 tahun lalu, yaitu pada April 1992. Konflik ini terus membekas dan menjadi memori hitam bagi warga muslim Bosnia. Terutama ketika melihat keluarga dan saudara mereka dibantai oleh tentara Serbia, setelah pecahnya negara Yugoslavia.

Selain lebih dari 100 ribu warga muslim yang tewas dibantai. Sejarah juga mencatat lebih dari setengah populasi warga muslim Bosnia harus mengungsi dan meninggalkan kampung halaman mereka. Kini sisa puing perang saudara itu masih terlihat dan menjadi sejarah kelam bagi negara Bosnia-Herzegovina.